Connect with us

News

Soal Izin Reklamasi Ancol, Komisi B DPRD: Mereka Belum Bisa Lakukan Pembangunan Kecuali Sudah Ada Perdanya


AKURAT.CO, Rencana Reklamasi kawasan Ancol Timur dan Dunia Fantasi untuk memperluas tempat wisata itu terancam batal digarap walau Gubernur Anies Baswedan sudah memberi izin lewat Keputusan Gubernur (Kepgub) 237/2020

Pasalnya hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta belum punya Peraturan daerah (Perda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K). Rancangan aturan ini bahkan sudah dicabut Anies pada 2017 silam.

“Mereka belum bisa melakukan (pembangunan). Kecuali sudah ada perda. Kalau perdanya belum keluar tapi mereka mau Reklamasi kan engga bisa,” kata anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak saat dikonfirmasi Selasa (30/6/2020). 

baca juga:

Gilbert mengaku pihaknya kecolongan atas izin Reklamasi yang diterbitkan Anies. Sebab restu itu dikeluarkan tanpa sepengetahuan komisi B DPRD DKI. Kata dia, seharusnya hal ini terlebih dahulu dibahas bersama legislator Kebon Sirih sebelum Kepgub itu ditaken.

“Boleh dibilang kecolongan. sebab, harus dibahas di DPRD dulu,” pungkasnya.

Tak hanya Pemprov DKI, pihak pengelola kawasan Ancol juga terkesan menutup-nutupi hal ini. Sebab selama ini mereka juga tidak pernah mengutarakan izin Reklamasi ini ke DPRD DKI.

“Selama rapat dengan Jaya Ancol, mereka juga nggak menyampaikan ke kita. Makanya kita juga bingung tiba-tiba itu sudah ada kepgubnya,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk melakukan Reklamasi untuk memperluas kawasan Taman Impian Jaya Ancol

Izin tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 237/2020. Kepgub izin Reklamasi kawasan Ancol ini merupakan tindaklanjut dari surat permohonan yang diajukan PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk pada 12 Februari 2020 lalu tentang permohonan penerbitan izin pelaksanaan perluasan kawasan.

“Bahwa terhadap permohonan izin pelaksanaan telah disetujui dalam Rapat Pimpinan Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah tanggal 20 Februari 2020,” demikian bunyi kepgub tersebut dikutip AKURAT.CO, Sabtu (27/6/2020).[]

 

Editor: Ridwansyah Rakhman



Source link

Continue Reading

Copyright © 2020 ejurnalism.com