Connect with us

News

Tak Cuma Jadi Tren Sesaat, Ini 5 Negara Paling Gemar Bersepeda


AKURAT.CO, Pandemi COVID-19 rupanya melahirkan tren baru di Indonesia, yaitu bersepeda. Pembatasan penggunaan kendaraan pribadi sekaligus kesadaran berolahraga ikut mendukung kegiatan ini. Tak ayal jalan-jalan kini dipenuhi para pesepeda. Toko-toko juga dibanjiri para pembeli sepeda dan aksesorisnya.

Jika di Indonesia bersepeda baru sebatas tren, alat transportasi ini sudah jadi keseharian di sejumlah negara. Bahkan, sepeda terkadang dianggap lebih penting dari barang lainnya.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, ini 5 negara paling gemar bersepeda.

baca juga:

1. Belanda

Top10hell

Angka bersepeda di Negeri Kincir Angin ini mencapai 99 persen. Artinya, hampir setiap orang punya sepeda. Sekitar 27 persen dari seluruh perjalanan dan 25 persen perjalanan ke tempat kerja ditempuh dengan sepeda. Jarak rata-rata bersepeda per orang per hari mencapai 2,5 km. Jadi, bisa dikatakan warga Belanda dan sepeda itu tak terpisahkan.

Amsterdam menjadi salah satu kota besar paling ramah sepeda di dunia. Di sana tersedia 400 km jalur sepeda dan hampir 40 persen dari semua perjalanan di Amsterdam dilakukan dengan sepeda. Pencurian sepeda pun jadi masalah besar. Sekitar 1 dari 5 sepeda (20 persen) sepeda dicuri setiap tahunnya.

2. Denmark

Top10hell

Angka pengguna sepeda di Denmark mencapai 80 persen. Di sana, bersepeda dianggap sebagai cara yang lebih sehat, lebih murah, ramah lingkungan, dan seringkali lebih cepat untuk berkeliling kota daripada mobil atau transportasi umum.

Di ibu kotanya, Kopenhagen, 37 persen dari semua warga mengayuh sepeda setiap hari. Bahkan, balai kotanya menawarkan penyewaan sepeda gratis untuk para pengunjung.

3. Jerman

Top10hell

Kalah tipis dari Denmark, jumlah pesepeda di Jerman mencapai 75,8 persen. Di negara ini, 9 persen dari seluruh perjalanan ditempuh dengan sepeda. Kegiatan ini pun sudah mendarah daging dalam budaya Jerman. Jarang ada warga di sana tidak bisa naik sepeda. Bahkan, lansianya saja masih suka bersepeda. Tak heran hak pesepeda di sana sangat dihormati.

4. Swedia

Top10hell

Jumlah pesepeda di Swedia mencapai 63,7 persen. Setiap orang rata-rata menempuh 0,7 km per hari. Tak ayal sepeda dianggap sangat penting, bahkan terkadang dianggap lebih penting dari TV. Satu keluarga pun punya beberapa sepeda, sesuai jumlah anggota keluarga dan usia masing-masing.

5. Norwegia

Top10hell

Berada di posisi kelima, jumlah pesepeda di Norwegia mencapai 60,7 persen. Di negara Skandinavia ini, 4 persen dari semua perjalanan ditempuh dengan sepeda. Tak tanggung-tanggung, 60 ribu dari 3 juta sepeda hilang setiap tahunnya. Sebagian besar dicuri di tempat yang dianggap aman oleh pemiliknya.

Para pencuri ulung mampu membobol kunci sepeda hanya dalam 10-20 detik. sepeda curian ini pun berharga 5-10 persen dari harga eceran aslinya. Sekitar 10 persen sepeda curian itu bahkan diekspor ke Rusia dan Eropa Timur.

Angka tertinggi pesepeda memang didominasi Eropa. Meski begitu, sepeda juga jadi andalan di Jepang dan China. Di Negeri Sakura, jumlah pesepeda mencapai 56,9 persen, sedangkan China mencapai 37,2 persen.

Akankah bersepeda hanya jadi tren sesaat di Indonesia atau jadi kebiasaan sehari-hari seperti negara-negara di atas?[]



Source link

Continue Reading

Copyright © 2020 ejurnalism.com